Visiting Professor/Dosen Senior dan Praktisi (3 in One Programme FKG UB)

Dalam upaya untuk meningkatkan kinerja reputasi akademik yang ada, khususnya pada saat era pandemik COVID-19. Rektor UB mengambil kebijakan program “3 in One” dalam masa pandemik COVID-19. Secara khusus, program ini dirancang untuk penyelenggaraan kuliah berbasis teknologi informasi dengan melibatkan pakar dalam dan luar negeri sebagai salah satu strategi dalam peningkatan kualitas pembelajaran di UB di era pandemi.

Program terkait dengan proses pembelajaran mata kuliah tertentu yang tidak hanya diasuh dosen penuh waktu namun dikombinasikan dengan rekrutmen dosen paruh waktu yaitu dosen praktisi yang berkompeten di bidangnya dan juga dosen asing berkualitas Internasional. Universitas Brawijaya memandang penting keberadaan Tenaga Dosen Asing ini untuk mendorong kapasitas inovasi pengetahuan dan teknologi bagi institusi UB dengan mengundang Visiting Professor/Dosen Senior luar negeri untuk melakukan kegiatan pembelajaran, pengembangan penelitian dan/atau pengabdian masyarakat, serta meningkatkan kerjasama dan pertukaran tenaga ahli antara institusi UB dengan Perguruan Tinggi atau lembaga penelitian internasional. Dalam situasi pandemik COVUD-19, pelaksanaan program hibah ini dapat dilakukan secara daring.

Adapun Visiting Professor/Dosen Senior dimaksud di atas adalah ilmuwan internasional baik yang masih aktif maupun yang sebelumnya pernah bekerja di Universitas, institusi penelitian luar negeri yang bereputasi atau dari perusahaan multi-nasional yang sungguh-sungguh berkenan mengembangkan hubungan kerjasama jangka panjang yang efektif dengan UB. Hal yang sama juga berlaku sebagai kriteria dosen praktisi yang akan dilibatkan dalam program “3 in One” ini. Para Visiting Professor/Dosen Senior dan dosen praktisi dimaksud di atas perlu memiliki kesamaan atau keselarasan bidang ilmu dengan rekanan dosen di UB.

Translate ยป